Hero disutradarai oleh Yimou Zhang dibantu cinematographer asal Australia, Christopher Doyle dan dibintangi oleh Jet Li yang berperan sebagai karakter utama,Nameless. Film yang berjudul asli Ying Xiong dan mendapatkan nominasi oscar dan berbagai penghargaan ini ditayangkan pada tahun 2002 dan di Amerika Serikat dua tahun kemudian.

Sinopsis

Apa lagi yang diharapkan seorang manusia selain kedamaian?.Dengan kedamaian kita tidak harus kehilangan orang-orang yang kita sayangi atau bahkan kehilangan diri sendiri. Tapi ketika terjadi perang,dendam seringkali tercipta.

Dulu,saat china masih terpecah belah dan belum menyatu seperti sekarang,peperangan terjadi antara kubu yang satu dengan kubu yang lain.Dan yang paling berkuasa saat itu adalah bangsa Qin,yang dipimpin oleh seorang raja yang terkenal sangat jahat.

Sebagai raja,tentulah banyak sekali penantangnya yang ingin membuatnya turun tahta. Dan yang paling terkenal adalah 3 orang assassin yaitu Broken Sword (Tony Leung Chiu Wai) ,Flying Snow (Maggie Cheung) dan Sky (Donnie Yen). Mereka sangat menaruh dendam pada sang raja dan sangat ingin membunuhnya karena akibat ulah Raja lah keluarga mereka meregang nyawa dan kampung halaman mereka tak senyaman dulu. Hal ini membuat Raja tak tenang hanya duduk di kursi takhta, dia pun menitahkan pasukan untuk memburu ketiga assassin tersebut.

Tiba-tiba ada satu orang yang berani mengaku bahwa dia telah membunuh ketiga assassin tersebut. Raja senang, kerajaan riuh dengan kegembiraan seolah-olah perasaan mereka dan Raja adalah serupa. Nameless namanya, dinamakan begitu karena dia sendiri tidak mengetahui asal-usulnya.

Nameless (Jet Li) jadi tamu istimewa, disambut ribuan penghuni kerajaan dan diundang untuk menemui langsung sang Raja. Setelah bertatapan muka dengan sang Raja, dia diminta menceritakan bagaimana dia bisa menjerat mati ketiga pendekar terkenal itu. Disini Raja mulai berbeda pendapat, penonton disuguhkan dengan beragam versi cerita dari Nameless atau Raja.

IMO

Uniknya setiap versi cerita mempunyai warna dominan tersendiri, misalnya di versi pertama sang pendekar memakai kostum berwarna merah, di selanjutnya para pendekar menggunakan warna hijau dan begitu seterusnya. Film ini syarat akan visual yang indah, dan memanjakan sekali mata kita saat menontonnya. Padahal saat sebelum melihat film ini saya sudah menjudge buruk film ini duluan, mungkin karena saya jarang menonton film-film dari negeri China dan yang saya tahu cuma beberapa film lawas yang sering disajikan di pertelevisian Indonesia, boring.

Yimou Zhang sang sutradara sendiri sebelumnya menjadi musuh bebuyutan pemerintahan di negeri ginseng tersebut sebelum akhirnya menelurkan mahakarya nya ini. Yang membuat mereka akhirnya “akur” dan dipercaya menangani pembukaan dan penutupan Sea Games di Beijing pada tahun 2008.

Quotes

” Is the sword the only answer? “ – Broken Sword.

” I have just come to a realization! This scroll by Broken Sword contains no secrets of his swordsmanship. What this reveals is his highest ideal. In the first state, man and sword become one and each other. Here, even a blade of grass can be used as a lethal weapon. In the next stage, the sword resides not in the hand but in the heart. Even without a weapon, the warrior can slay his enemy from a hundred paces. But the ultimate ideal is when the sword disappears altogether. The warrior embraces all around him. The desire to kill no longer exists. Only peace remains. “ – King of Qin.